Solusi Laboratorium Makanan

Laboratorium pangan adalah laboratorium yang menjadi obyek pengujian pangan, bahan tambahan pangan dan produk terkait dengan pangan. Menurut persyaratan desain dan konstruksi gedung laboratorium, laboratorium penguji makanan dapat dibagi menjadi laboratorium umum dan laboratorium khusus

Tata Letak Lab Pengujian Makanan

Laboratorium harus dibagi secara wajar ke dalam area yang relatif independen untuk mewujudkan fungsi keseluruhan dan mencapai persyaratan dasar keselamatan, rasionalitas, sains, kenyamanan, dan penghematan energi. Sesuai dengan kebutuhan sebenarnya, umumnya dibagi menjadi tiga bagian berikut: laboratorium bakteri, laboratorium fisika dan kimia, dan kantor.

Laboratorium bakteri termasuk ① Ruang operasi pemeriksaan bakteri; ② Kamar steril; ③ Ruang produksi media kultur; ④ Ruang cuci dan desinfeksi.

Laboratorium analisis fisik dan kimia (atau digabungkan dengan ruang operasi pemeriksaan bakteri) meliputi ①Ruang analisis fisik dan kimia (juga berfungsi sebagai laboratorium sensorik) ②Ruang instrumen (juga berisi sejumlah kecil instrumen seperti mikroskop ruang bakteri).

Desain Lab Pengujian Makanan Oerall

1. Ruang operasi pemeriksaan bakteri (operasi rutin): Ruang operasi pemeriksaan bakteri merupakan ruang operasi utama untuk kultur dan inspeksi bakteri, dan fasilitas utamanya adalah meja laboratorium. Persyaratan untuk bangku tes:

(1) Luas platform eksperimental umumnya tidak kurang dari 2,4 × 1,3m.

(2) Platform eksperimental harus berada di tengah laboratorium dengan cahaya yang cukup; itu juga dapat digunakan sebagai platform samping.

(3) Baskom kecil dan keran dipasang di kedua sisi meja uji.

(4) Rak reagen dipasang di tengah meja laboratorium, dan rak tersebut dilengkapi dengan soket dan lampu fluoresen.

(5) Bahan bangku uji harus tahan panas, asam dan tahan alkali.

2. Ruang bersih: Ruang bersih menyediakan lingkungan kerja yang relatif steril untuk eksperimen mikrobiologi melalui pemurnian udara dan desinfeksi ruang. Ruang steril adalah ruang kerja utama untuk pemrosesan sampel dan inokulasi dan kultur dan harus dekat dengan ruang operasi pemeriksaan bakteri. Untuk memenuhi persyaratan aseptik ruangan steril, ruangan steril harus memenuhi tata letak berikut:

(1) Pintu masuk dijauhkan dari koridor dan terletak di ruang operasi pemeriksaan bakteri.

(2) Itu dipisahkan dari ruang operasi oleh dua penyangga.

(3) Lampu UV dipasang di ruang steril dan ruang penyangga, serta wajib memasang lampu UV 30W setiap 3 meter persegi.

(4) Pusat platform eksperimental diatur dalam ruang steril (baik platform eksperimental maupun platform samping), dan jarak antara lampu ultraviolet dan platform eksperimental harus kurang dari 1,5m.

(5) Terdapat jendela ganda antara ruang steril dan ruang operasi untuk membentuk lorong kecil.

3. Ruang produksi media kultur: Ruang media kultur adalah tempat di mana media kultur dan reagen uji yang diperlukan untuk kultur mikroba diproduksi dan disiapkan. Perlengkapan utama harus berupa meja samping dan lemari obat.

(1) Tungku listrik harus ditempatkan di meja samping untuk memenuhi persyaratan peleburan dan perebusan media.

(2) Bahan meja samping harus tahan terhadap panas tinggi, asam dan alkali.

(3) Lemari obat menyimpan beberapa obat dan reagen umum dalam kategori yang berbeda.

(4) Obat-obatan berbahaya, mudah rusak, mudah terbakar, beracun dan berbahaya disimpan di brankas terpisah.

(5) Letakkan timbangan di meja samping untuk menimbang obat.

4. Ruang cuci dan desinfektan: Ruang cuci dan desinfektan digunakan untuk mendisinfeksi dan mencuci peralatan gelas, media kultur dan kotoran yang siap pakai dan bekas, dan luasnya harus lebih dari 10m2. Untuk memenuhi fungsi pencucian dan desinfeksi, maka ruang cuci dan desinfeksi harus dilengkapi dengan:

(1) 1-2 bak cuci, jaringan air atas dan bawah bak cuci harus dibuka.

(2) Kabinet perkakas atau meja laboratorium untuk meletakkan peralatan yang sudah dicuci.

(3) Catu daya yang digunakan untuk autoclave harus memenuhi beban listrik.

(4) Ada perangkat ventilasi (tudung ventilasi) atau kipas ventilasi di dalam ruangan.

(5) Unit yang memenuhi syarat juga dapat memasang perangkat air suling untuk pemeriksaan harian di ruangan ini.

Produk Solusi Food Lab
Kirim Permintaan Untuk Proyek Lab Makanan
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Scroll to Top